
JAKARTA: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis hasil survei terbaru terkait pengguna internet di Indonesia selama setahun terakhir. Hasil survei menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet di tanah air hanya bertambah 5 juta pengguna.
Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, ketika sebanyak 40 juta pengguna baru Indonesia menggunakan Internet. Pertumbuhan yang dikenal sebagai Pengguna Internet APJII tahun 2023 ini cenderung melambat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sebelum pandemi, jumlah pengguna internet di Indonesia hanya 175 juta, maka pada tahun 2022 pengguna internet di Indonesia akan mencapai sekitar 210 juta,” kata Ketua APJII Mohammad Arif.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
APJII menyebutkan pada tahun 2023, temuannya menunjukkan bahwa 215.626.156 orang menggunakan Internet dari total populasi 275.773.901 di Indonesia. Angka ini menunjukkan peningkatan 1,17% pengguna internet di Indonesia, turun dari 3,32% di tahun sebelumnya.
Perlambatan pertumbuhan yang dikenal dengan APJII ini menunjukkan perlunya upaya perluasan akses internet, terutama di daerah-daerah yang akses internetnya masih belum terlayani. APJII percaya pemerataan akses internet menjadi salah satu kunci sukses menjadikan Indonesia sebagai pemain utama ekonomi digital.
Oleh karena itu, penilaian APJII menyimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan sinergi antara pemerintah, penyedia layanan internet dan masyarakat. Selain itu, survei APJII juga membandingkan tingkat penetrasi internet untuk daerah perkotaan-perkotaan dan pedesaan-pedesaan serta daerah tertinggal.
Survei menunjukkan bahwa tingkat penetrasi Internet perkotaan adalah 77,36% dari total penduduk perkotaan, dan tingkat penetrasi Internet pedesaan adalah 79,79% dari total penduduk pedesaan.
Menurut data hasil survey, APJII berpendapat bahwa internet semakin merata yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia. APJII berharap survei ini dapat mendukung rencana transformasi digital pemerintah Indonesia untuk mendukung percepatan pemerataan internet.
Menurut APJII, pemerintah perlu membuat peraturan dan rencana yang komprehensif untuk mendukung penyelenggara Internet agar lebih aktif menyediakan akses Internet yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.
APJII juga bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keamanan siber. Mengingat pentingnya peran ISP sebagai pintu gerbang utama bagi publik untuk mengakses Internet, maka setiap pengguna harus memahami cara menjaga keamanan dan privasi data.
Untuk mendukung inisiatif ini, APJII dan BSSN berencana meluncurkan serangkaian program dan kegiatan pendidikan yang ditujukan untuk masyarakat umum dan penyedia layanan Internet.
(HMI)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

